
LINTASJUARA – Timnas Basket Putri Indonesia terus mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026. Memasuki fase prakompetisi, skuad Merah Putih dijadwalkan menjalani serangkaian pertandingan uji coba di Korea Selatan.
Program uji coba tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Basket Putri sebelum tampil pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan berlangsung 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Tak sekadar mengejar hasil pertandingan, rangkaian uji coba di Korea Selatan menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan skuad sekaligus memperkuat kerja sama antarpemain.
Empat Uji Coba Jadi Agenda Timnas Basket Putri
Timnas Basket Putri Indonesia dijadwalkan menghadapi empat lawan selama berada di Korea Selatan.
Pertandingan pertama akan mempertemukan Indonesia dengan Cheongju KB Stars Basketball pada 18 Agustus 2026.
Setelah pertandingan pembuka tersebut, para pemain mendapatkan waktu rehat sehari sebelum kembali menjalani pertandingan berikutnya.
Timnas Basket Putri kemudian dijadwalkan menghadapi Incheon Shinhan Bank S-Birds dalam dua pertandingan berikutnya. Rangkaian uji coba berlanjut dengan menghadapi Yongin Samsung Life Blueminx pada 21 Agustus.
Sehari setelahnya, Agustin Gredita Retong dan kawan-kawan akan menutup rangkaian pertandingan dengan menghadapi Dankook University Basketball.
Bukan Sekadar Mengejar Hasil
Manajer Timnas Basket Putri Handoyo mengatakan rangkaian uji coba di Korea Selatan memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesiapan tim sebelum menghadapi persaingan di Asian Games.
“Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026,” kata Handoyo dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Melalui pertandingan tersebut, tim pelatih memiliki kesempatan untuk melihat sejauh mana strategi yang selama ini diterapkan dalam latihan dapat berjalan ketika menghadapi lawan.
Uji coba juga menjadi momentum untuk membangun chemistry di dalam tim. Hal tersebut menjadi penting mengingat skuad Timnas Basket Putri kali ini merupakan perpaduan antara pemain berpengalaman dan sejumlah pemain yang diproyeksikan menjadi bagian dari masa depan tim nasional.
Persiapan Sudah Dimulai Sejak Mei
Perjalanan menuju Asian Games 2026 bukan persiapan yang dilakukan dalam waktu singkat.
Sebelum bertolak ke Korea Selatan, Timnas Basket Putri Indonesia telah menjalani latihan di GOR CLS Kertajaya sejak awal Mei 2026.
Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian dari proses membangun fondasi tim. Para pemain ditempa melalui program latihan sebelum akhirnya memasuki fase prakompetisi melalui pertandingan uji coba.
Perpaduan Pemain Senior dan Talenta Muda
Komposisi skuad Timnas Basket Putri kali ini diisi pemain dengan pengalaman membela Indonesia di ajang internasional sekaligus talenta-talenta muda yang dipersiapkan untuk menjadi kekuatan baru.
Beberapa pemain yang memiliki pengalaman meraih prestasi bersama Timnas Basket Putri antara lain Agustin Gredita Retong, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, dan Priscilla Karen.
Kelima pemain tersebut merupakan bagian dari skuad yang mengantarkan Indonesia meraih gelar juara pada SEA Games 2023 di Kamboja.
Selain itu, ada Angelique Aritonang dan Faizzatus Shoimah yang turut memiliki pengalaman penting bersama tim nasional. Keduanya pernah membantu Indonesia meraih promosi ke Divisi A dalam FIBA Women’s Asia Cup 2023.
Di sisi lain, sejumlah pemain muda turut masuk dalam komposisi tim. Mereka di antaranya Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Kartika Hatta, dan Anggita Yuliani Putri.
Perpaduan pengalaman dan energi pemain muda diharapkan mampu memberikan warna berbeda bagi Timnas Basket Putri saat menghadapi persaingan di tingkat Asia.
Tantangan Berat Menanti di Asian Games
Asian Games 2026 akan menjadi ujian tersendiri bagi Timnas Basket Putri Indonesia. Skuad Merah Putih harus berhadapan dengan tim-tim kuat Asia di fase grup.
Berdasarkan hasil drawing yang disampaikan dalam bahan tim, Indonesia berada di Pool A bersama China dan Thailand.
Situasi tersebut membuat persiapan sejak jauh-jauh hari menjadi sangat penting. China menjadi salah satu lawan yang mendapatkan perhatian khusus karena memiliki kekuatan besar di kawasan Asia.
China Jadi Perhatian Utama
Handoyo menilai hasil drawing Asian Games memberikan tantangan sekaligus peluang bagi Timnas Basket Putri untuk mengukur kemampuan mereka.
“Ya hasil drawing Asian Games menurut kami menarik. Di mana kita satu grup dengan tim kuat China dan negara tetangga Thailand. Kita persiapkan semaksimal mungkin untuk bisa lolos dari grup,” ujarnya.
China menjadi lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain memiliki tradisi kuat dalam basket Asia, kualitas pemain yang dimiliki membuat pertandingan melawan China diprediksi menjadi ujian berat bagi Indonesia.
“Kekuatan China layak menjadi perhatian serius. Ini karena China salah satu tim terkuat di Asia dengan materi pemainnya. Sementara Thailand kita terakhir bertemu di SEA Games jadi kita sudah tahu sama tahu,” kata Handoyo.
Karena itu, pertandingan uji coba di Korea Selatan diharapkan bisa memberikan gambaran mengenai kesiapan Timnas Basket Putri menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Daftar Pemain Timnas Basket Putri ke Korea Selatan
Sebanyak 15 pemain dibawa dalam rangkaian uji coba Timnas Basket Putri Indonesia di Korea Selatan.
Berikut daftar pemain yang dibawa:
- Agustin Gredita Retong
- Angelique Aritonang
- Valencia Callistan
- Kezia Setiawan
- Erinindita Madafa
- Faizzatus Shoimah
- Lea Kahol
- Kezia Supit
- Kartika Hatta
- Anggita Putri
- Ayu Sriartha
- Kimberley Pierre-Louis
- Nathania Oville
- Priscilla Karen
- Yualita Rency
Rangkaian uji coba di Korea Selatan menjadi salah satu tahapan penting bagi Timnas Basket Putri sebelum memasuki persaingan Asian Games 2026.
Dengan waktu persiapan yang terus berjalan, tim pelatih akan memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengevaluasi kekurangan sekaligus mematangkan strategi.
Perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi modal yang diharapkan mampu membawa Indonesia tampil kompetitif di panggung Asia.
Setelah melalui pemusatan latihan sejak Mei dan mendapatkan pengalaman bertanding di Korea Selatan, Timnas Basket Putri kini diarahkan untuk semakin siap menghadapi tantangan yang lebih besar di Aichi-Nagoya.
Target untuk lolos dari fase grup pun menjadi tantangan awal yang harus dijawab Agustin Gredita Retong dan kawan-kawan ketika Asian Games 2026 resmi bergulir.
BACA BERITA LAINNYA DI : Langkah Awal Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia 2026 Berbuah Manis
